DarmintNews – Tiga penari berputar mengibaskan-kibaskan kipasnya. Sejurus kemudian berkeliling di sekitar penontonnya, lalu memberikan kipas itu kepada seorang pria. Pemberian kipas itu pertanda sang pria harus mau menari bersamanya. Ketiga penari itu, lalu menarik tangan tiga pria yang malu-malu menerima ajakan penari. Tapi, tak urung ketiga pria itu lantas hanyut dalam goyangan penari Gandrung Rembak, tarian masyarakat Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Adegan itu adalah bagian dari pertunjukan kesenian dari Sangar Sanggita Kencana Budaya yang malam itu (Minggu, 24/2/2008) menggelar pertunjukan kesenian tradisional khas Lombok Barat bertajuk ”Semalam di Pulau Lombok”.
Dalam pertunjukan itu, sanggar yang dipimpin Vita Valeska ini juga mengusung musik tradisional Lawas Sesindiran, lagu-lagu yang bertema legenda, cerita muda-mudi, atau petuah orang tua kepada kaum muda.
Tak hanya itu, sepanjang pertunjukan, Vita juga memutar film, dan foto slide tentang keindahan alam lingkungan Pulau Lombok. ”Saya memang ingin memperkenalkan Pulau Lombok kepada pengunjung Rumah Darmint, baik dari kekayaan kesenian tradisionalnya maupun keindahan alamnya,” jelas Vita.
Vita yang lulusan Institut Kesenian Jakarta Jurusan Tari ini sebenarnya memimpikan ada tempat yang memungkinkan semua orang melihat pementasan kesenian daerah setiap malam. ”Saya berharap Rumah Darmint bisa dijadikan tempat seperti itu,” ujarnya. Karena belum memungkinkan, lanjut alumni Lembaga Kesenian Bagong Kusudiharjo ini, bersama sanggarnya ia akan melakukan pementasan sebulan sekali. ”Bulan depan kami akan mengusung tema Semalam di Sumbawa,” katanya berjanji. (***)
Memang mustinya minimal sebulan skali ada pertunjukan seperti itu di rumah darmint,,,syukur2 kalau routine, masalahnya kalau hanya pertunjukan tetapi tidak pernah disampaikan ke publik sayang juga ya?, so, tentunya menjadi lebih baik, kalau pertunjukan itu juga dishare ke publik, eee,,siapa tau nanti ada yng punya hajat (sunatan nkali ya?),,,minta kesenian2 daerah tsb main, lumayan to, bayak yang bisa menikmati tidak harus datang ke daerahnya.
ok,,,sukses untuk vita, mas harnug dan rumah darmint
Terima kasih atas tanggapan/komentarnya, kami memang sedang merancang Rumah Darmint sebagai tempat alternatif untuk pertunjukan kesenian dari berbagai daerah. Kami tunggu kehadiran Anda di Rumah Darmint. -manajemen-